The Fullerton Hotel Singapore (Tugas Konservasi Bangunan Asia)

02172610-fullerton-concours-deleganza-1_cover_2000x1520

The fullerton hotel merupakan sebuah hotel merah yang berlokasi di dekat mulut Sungai Singapura, Downton Core, Central Area, Singapura. Gedung yang awalnya bernama The Fullerton Building dan General Post Office Building ini dibangun oleh arsitek Keys & Dowdeswell.

SEJARAH

Nama Gedung Fullerton diambil dari nama Robert Fullerton, gubernur pertama Negeri-Negeri Selat. Bangunan ini dibangun tahun 1924 kemudian selesai direnovasi sebagai bangunan lengkap pada tahun 1928. Sayap bangunan yang terdiri dari kamar-kamar tidur mulai diminati khalayak sesaat setelah Gubernur Shenton Thomas dan Lady Thomas tinggal disana setelah Istana diserang oleh pasukan lawan pada tahun 1942. Pada tahun 1950-an Plaza Fullerton merupakan lokasi dimana Mr. Lee Kuan Yew sering mengadakan kampanye-kampanye politik yang mengundang banyak perhatian masyarakat dan wisman yang sedang menikmati makan siang di Raffles Place. Dengan selesainya pembangunan pada tahun 1928, Bangunan Fullerton memulai fase barunya dalam mengukir sejarah. Restorasi sebuah benteng menjadi sebuah hotel memberikan Kota Singapura sebuah Landmark, yang kemudian lebih dikenalsebagai The Fullerton Singapore.

image

Memasuki perang dunia I dan II, gedung ini berkali-kali beralih fungsi dan antara tahun 1970-an sampai 1995, gedung ini menjadi markas Autoritas Pendapatan Dalam Negeri Singapura. Pada bulan Maret 1996, kantor pos di gedung ini berhenti beroperasi. Pada tahun 1997, Sino Land (Hong Kong) Company Ltd., membeli gedung ini dan mengubahnya menjadi sebuah hotel. Renovasinya selesai pada tanggal 8 Desember 2000. The Fullerton Hotel Singapore dibuka secara resmi oleh Perdana Menteri Goh Chok Tong pada 1 Januari 2001. Untuk memastikan bahwa gedung historis Fullerton Building ini tetap dapat dilihat dari Marina Bay, gedung di seberang jalannya dilarang melebihi tinggi tertentu. Hal ini juga untuk memastikan bahwa para tamu hotel ini dapat melihat laut tanpa halangan. Gedung 7 lantai ini dianugerahi status sebagai bangunan konservasi.

ARSITEKTUR

fullerton-bulding-evening

Fullerton Singapore memiliki asset yang tak ternilai  yaitu lokasi. Lokasi prima dari Fullerton Singapore di jantung Distrik Civic, sepadan dengan kekayaan sejarahnya. Lokasi  strategis karena terletak di  antara pusat kota lama dengan pusat kota baru Singapura. Selain lokasi  tersebut mengandung nilai sejarah yang tak ternilai, yang mampu menonjolkan Fullerton Singapore sebagai sebuah titik pusat aktivitas komersial pada hari-hari kerja diSingapura. Terletak di muka Raffles Place, distrik bisnis dan finansial yang terkenal, Fullerton Singapore sendiri tampak indah dengan kedekatannya pada pusat-pusat budaya sepertiTeater Victoria, Concert Hall, Teater Esplanade di Teluk dan museum-museum seni lainnya. Dari bangunan    inipun seorang dapat menikmati pemandangan ke arah Boat Quay, salah satu pusat aktivitas hiburan malam hari di Singapura.

INTERIOR HOTEL

Memiliki 400 kamar dan suite dengan masing-masing suasana dan interior tiap kamar hampir selalu berbeda dengan keistimewaannya sendiri-sendiri. Di beberapa kamar memiliki pemandangan matahari ke arah atrium, dan kamar lain memiliki balkon yang menghadap ke pemandangan kota ataupun Teluk Marina.

premier-quay-room-01_8_orig

Ruangan pada hotel ini menampilkan karakter yang sangat khas dan menonjol dengan kehadiran motif-motif klasik atau detail-detail tertentu. Pada saat renovasi interior bangunan, pemiliki hotel menginginkan penampilan bangunan mencerminkan “New Asia”, yang merupakan konsep yang sedang diunggulkan oleh Dewan Pariwisata Singapura pada masa itu. Andrew Moore, selaku Konsultan Hirsch Bedner mengatakan butuh waktu lama untuk menerjemahkan konsep dan ide tersebut ke dalam perancangan yang kontemporer dan progresif dengan mengurangi penekanan berlebihan pada peninggalan kolonialnya.

1473743350_The Fullerton Hotel Singapore - Red Pillar Post Box at Post Bar

Pemilihan warna-warna champagne dipadukan dengan coklat dan merah marun pada fabrik menghasilkan suasana hangat namun apik diterapkan pada ruang-ruang publik. Warna-warna ini dipilih untuk menyeimbangkan penggunaan batu alam yang merupakan material interior kolom-kolom internal yang begitu besar dan menonjol. Batu-batu alam tersebut merupakan material dasar kolom-kolom bangunan yang diimpor langsung dari Cina. Sementara pada material metal atau logam, pilihan warnanya bercorak dari warna tembaga (bronze) dan pada kusen-kusen jendela diberikan penonjolan frame dari marmer (diambil dari Jaune Duroi Marble) dengan warna-warna asli.

REDEVELOPMENT

Pada tahun 1997, Sino Land (Hong Kong) Company Ltd, sebuah perusahaan adik dari Far East Organization, mengakuisisi Gedung Fullerton dari Perkotaan Redevelopment Authority (URA). Ini menghabiskan hampir lain S $ 300 juta mengkonversi Gedung Fullerton ke hotel dan membangun dua lantai komersial yang kompleks One Fullerton berlawanan Jalan Fullerton. Renovasi dilakukan di Gedung Fullerton dan selesai pada tanggal 8 Desember 2000. The Fullerton Hotel Singapore secara resmi dibuka oleh Perdana Menteri Goh Chok Tong pada tanggal 1 Januari 2001.

RESTORASI 

Gedung Fullerton melakukan restorasi pada tahun 1998-2000. Kamar hotel yang dirancang oleh Hirsch Bedner Associates.  Selama pembangunan kembali, sebagian besar bangunan hotel dipertahankan dan dipulihkan. Beberapa fitur dari bangunan aslinya dikembalikan dan dipulihkan kembali. Dalam hal in termasuk Kantor Pos area galeri Umum di lantai dasar, dengan teluk yang berhubungan dengan kolom menjulang bangunan Doric pada fasad, dan Straits Club Room Billiard. Galeri kantor pos dihilangkan, dan diubah menjadi sebuah bar, restoran dan lobi hotel. The Straits Billiard Club Room tetap ada, namun tanpa panel kayunya.

03-former-fullerton-building

DAFTAR PUSTAKA

http://docplayer.info/30648344-Eskursi-preservasi-konservasi-renovasi-pada-pemeliharaan-bangunan-di-singapura-dan-malaysia-oleh-dra-rr-tjahjani-busono-mt.html

https://id.wikipedia.org/wiki/The_Fullerton_Hotel_Singapore

http://persemakmuran.blogspot.com/2013/01/the-fullerton-hotel-singapore.html

http://thelightninghands.blogspot.com/2015/06/konservasi-arsitektur-di-singapore-asia.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s